Prosesor yang merupakan dapur pacu utama pada sebuah perangkat memang sudah layaknya mengalami banyak kemajuan. Dan juga merupakan otak dari semua proses yang terjadi pada sistem. Untuk menunjang pekerjaan yang semakin banyak, diperlukan sumber daya yang besar untuk melakukannya. Sudah banyak pekerjaan yang dapat dilakukan dengan ponsel pintar atau kita lebih sering menyebutnya smartphone. Mulai dari penjelajahan internet yang cepat, pekerjaan kantor, dan kemampuan yang hampir sama pada pc lainnya. Prosesor yang ada saat ini sudah banyak yang mendukung multi processing. Dengan menambah inti pada suatu prosesor, maka akan berdampak pada kecepatan dalam menjalankan perhitungan algoritma yang dapat dilakukan.
Akhir-akhir ini, dunia ponsel tanah air sedang ramai-ramainya membicarakan tentang prosesor octacore. Prosesor jenis ini memiliki delapan inti untuk menunjang pekerjaannya. Tentu saja jauh berbeda dengan prosesor single core, dual core, quad core maupun hexa core. Kemampuan prosesor ini sudah melebihi seri pendahulunya. Selain semakin banyak inti yang dipakai, ada beberapa perkembangan arsitektur yang digunakan. Ada dua jenis prosesor octacore yang beredar di pasaran. Yaitu, true octacore dan octacore. Prosesor ini biasa digunakan pada smartphone high-end. Dibawah ini adalah penjelasan dari kedua prosesor ini, silahkan disimak baik-baik.
Prosesor Octa Core
Seperti yang sudah dipaparkan diatas, prosesor jenis ini memiliki delapan inti. Prosesor ini merupakan gabungan 2 buah prosesor quad core. Pada prosesor quad core yang satu memiliki clock speed yang besar, dan yang satunya memiliki clock speed yang kecil. Keduanya bekerja secara bergantian. Misalkan saja, prosesor quad core yang pertama memiliki clock speed sebesar 2 GHz, dan yang kedua memiliki clock speed sebesar 1,5 GHz. Saat digunakan untuk mengerjakan pekerjaan berat, contohnya browsing internet, makan prosesor pertama yang digunakan. Sementara itu, jika hanya melakukan pekerjaan sederhana maupun dalam mode siaga, prosesor yang kedua yang akan digunakan. Teknologi inilah yang disebut dengan big.LITLE. Karena tidak memungkan untuk bekerja secara bersamaan, kedua prosesor tersebut bekerja secara bergantian. Sebagai contoh adalah prosesor Exynos 5 Octa buatan Samsung.
Prosesor True Octa Core
Seperti halnya diatas, prosesor ini juga memiliki delapan ini. Hanya saja, kedelapan intinya dapat bekerja secara bersamaan. Berbeda dengan prosesor octa core biasa yang menggabungkan dua buah prosesor quad core. Tentu saja, performanya juga lebih unggul dengan yang biasa. Proses multi tasking dapat lebih lancar tanpa gangguan. Pekerjaan ringan maupun berat dapat dilakukan tanpa bergantian. Apalagi jika dibarengi dengan RAM yang besar, bermain game seberat apapun akan terasa ringan. Sebagai contoh adalah Prosesor MediaTek MTK6592.
Prosesor jenis ini sangat cocok untuk anda yang gemar melakukan pekerjaan berat. Kebanyakan smartphone yang menggunakan prosesor ini adalah perangkat high-end. Tapi, akhir-akhir ini sudah mulai banyak perangkat dibawahnya yang menggunakan prosesor yang sama. Khususnya untuk perangkat yang menggunakan prosesor dari MediaTek, harga akan lebih terjangkau dengan prosesor buatan vendor lain. Meski memiliki harga yang bisa dibilang tidak terjangkau, tapi pasti sebanding dengan performa yang didapat.
Sign up here with your email



2 komentar
Write komentarPertamax =D
ReplyWhat makes making money from sports betting? - Work-to-Earn
ReplyYou have to make enough money to 샌즈카지노 earn money 메리트 카지노 from sports betting. In a sports gambling world, there is หาเงินออนไลน์ no way you can't make enough money.
ConversionConversion EmoticonEmoticon